< 170 KPM Warga Desa Ujungmanik Mendapat Penyaluran BLT Dana Desa - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

170 KPM Warga Desa Ujungmanik Mendapat Penyaluran BLT Dana Desa

<


Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com
Warga desa Ujungmanik kembali menerima bantuan dari pemerintah, Sebanyak 170 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat kucuran dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD).

Bertempat di Pendopo desa Ujungmanik, Rabu (20/05) acara dalam rangka penyaluran dana bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 berlangsung.

Sesuai Peraturan Mentri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes) Nomor 6 tahun 2020 yang mengatur bahwa Alokasi Dana desa diperuntukan guna penanganan Covid-19 dari besaran nilai sudah diatur sesuai dengan prosentase Anggaran dana desa diwilayah desa masing-masing.


Pada kegiatan yang dilakukan Bank Jateng didaulat sebagai pelaksana dalam penyaluran  bantuan, Desa Ujungmanik mendapat 30 persen dari pembagian nilai anggaran yang harus disaluran untuk masyarakat terdampak Covid-19 senilai Rp 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) yang akan diberikan selama 3 bulan kepada masing-masing KPM.

Hadir dalam rangka penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), Dispermades Kabupaten Cilacap selaku Pengawas penyaluran bantuan, Babinkamtibmas Polsek Kawunganten, Babinsa Koramil 09/Kawunganten, Pendamping Kecamatan Kawunganten, Kepala desa Ujungmanik Sugeng Budiyatno, Sekretaris desa, Perangkat Desa, terdiri dari Kepala wilayah (Kadus), Ketua Bpd dan Anggota, Ketua Rt, Ketua Rw serta Masyarakat Penerima Manfaat.

BLT DD merupakan Alokasi dari Dana Desa yang dikhususkan guna Penanganan masyarakat terdampak Covid-19, Dalam pendataan yang dilakukan sudah sesuai secara seksama yang melibatkan Team yang terdiri dari 3 orang dimasing-masing Rw serta pendampingan Bpd.


Penyisiran terhadap masyarakat yang berhak menerima dana bantuan juga dilakukan relawan independen guna memperoleh validasi data yang obyektif,"Ujar Kepala desa.

Sugeng Budiyatno menambahkan, Untuk masyarakat yang belum terakomodir dalam penerimaan bantuan Pemerintah berupa, PKH, BPNT, KKS, BST maupun BLT DD Pemerintah desa berupaya mengajukan agar nanti bisa memperoleh bantuan dari sumber lain yang berasal dari APBD sehingga pihak desa akan kembali berkoordinasi bersama team dan kepala lingkungan setempat.

Mengenai penyaluran bantuan BLT DD Kepala desa Menegaskan bahwa, Kendala yang dihadapi yakni masalah kelengkapan administrasi namun pihak desa sudah mengantisipasi hal tersebut sehingga penyaluran berjalan dengan lancar tertib dan aman dengan selalu memperhatikan himbauan protokol Kesehatan ditengah pandemi Covid-19 dalam  
melakukan Social Distancing,"Pungkasnya.

(Tunjang.D).

Tidak ada komentar

<