< 5 Preman Dengan Kasus Berbeda Berhasil Dibekuk Jajaran Satreskrim Polres Cilacap - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

5 Preman Dengan Kasus Berbeda Berhasil Dibekuk Jajaran Satreskrim Polres Cilacap

<


Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com
Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cilacap mengambil tindakan tegas dengan mengamankan tiga preman anak punk yang bikin resah masyarakat.

Tiga preman tersebut tega menganiaya teman sesama komunitas dengan menggunakan parang, Senjata tajam ini digunakan untuk menganiaya korban Irfan Dedi Ramadan (19) warga Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara.

Kapolres Cilacap, AKBP Dery Agung Wijaya menjelaskan, peristiwa terjadi pada Minggu, 12 April 2020 tengah malam di sebuah kebun kosong Jalan Banowati sekitar rumah korban (red).

"Berdasarkan pengakuan motif tersangka karena dendam akibat korban pernah mengambil jaket miliknya," ungkap Kapolres Cilacap, Senin (18/05/2020) siang.

Disebutkan ada lima dari tersangka yang sebenarnya dalam kasus ini, tiga diantaranya sudah berhasil dibekuk. Mereka masing masing, MF alias Lope (25) warga Kelurahan Tambakreja Cilacap Selatan Cilacap, IS alias Baim bin Turyan (18) warga Desa Tritih wetan Jeruk Legi, Cilacap, RF als Acay bin Admin (18) warga Desa Jeruk Legi Kec Jeruklegi Cilacap dan MA alias Acil bin Abid Husen (16) warga Lomanis Cilacap Tengah, Serta DP alias Cemplu (18) warga Tritih Wetan Jeruklegi.

"Dalam kasus ini korban mengalami luka dikedua tangannya akibat sabetan parang dan korban akhirnya dilarikan ke rumah sakit," tandasnya.

Ditempat yang berbeda, Jajaran Satreskrim Polres Cilacap juga berhasil membekuk dua preman yang tega menganiaya pasangan suami istri penjual ikan.

Peristiwa terjadi pada 16 April 2020 lalu sekitar pukul 21.00 WIB didalam bengkel sepeda motor milik Maryoto, Jalan Lingkar Selatan RT 08 RW 08 Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan.

Kejadian bermula dari tersangka berinisial DW (26) dan TH (24) mendatangi bengkel yang menjadi tempat tinggal korban, Kedua pelaku merupakan warga Tegal kamulyan Cilacap Selatan, memaksa meminta ikan yang hendak dijual korban yakni Agus Sutomo (27) warga Sumpiuh Banyumas.

"Lantaran tersangka dalam mengambil ikan tidak wajar sehingga korban menegur tersangka tidak terima ditegur korban cekcok pun tidak bisa dihindari, Sehingga terjadi penganiayaan malam harinya oleh tersangka terhadap korban Agus Sutomo dan istrinya, Yulienda," terang Kapolres.

Pasca peristiwa korban melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Cilacap Selatan, Tak perlu waktu lama Polisi dalam membekuk para tersangka dan kini tersangka masih menjalani pemeriksaan untuk proses hukum selanjutnya.

Para tersangka dari dua kasus yang berbeda dijerat pasal 170 KUHP Dengan sengaja secara bersama-sama dihadapan atau dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka, Atas perbuatannya para tersangka terancam hukuman pidana penjara kurungan selama lima tahun enam bulan.

(Tun/red).


Tidak ada komentar

<