< Disdukcapil Cilacap Tiadakan Denda Terlambat Kepengurusan Administrasi Kependudukan - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Disdukcapil Cilacap Tiadakan Denda Terlambat Kepengurusan Administrasi Kependudukan

<


Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com
Disdukcapil Kabupaten Cilacap memberi kebijakan bagi warga yang mengurus administrasi kependudukan keputusan tersebut diambil yakni berupa penghapusan denda bagi masyarakat yang terlambat atau habis masa jatuh tempo dalam hal kepengurusan dokumen.

Pemberlakuan penghapusan denda keterlambatan dimulai 8 juni 2020 hingga sampai batas masa penetapan status tanggap darurat Pandemi corona dinyatakan berakhir.

Menyusul telah diterbitkanya dalam bentuk Surat Edaran (SE) Nomor 471/663/23 perihal penghapusan sanksi/denda kepengurusan administrasi kependudukan, tanggal 3 Juni 2020 dan Surat tersebut telah ditandatangani (PLT) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cilacap, Dian Setiabudi.

Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Cilacap Nomor 85 Tahun 2020 dijelaskan tentang Penghapusan sanksi administrasi berupa denda administrasi atas keterlambatan pelaporan peristiwa kependudukan dan peristiwa Lain di Kabupaten Cilacap dalam masa Pandemi covid-19 ditiadakan atau dihapus.

Untuk Selanjutnya, UPTD Pelayanan Kependudukan Catatan Sipil Se-Kabupaten Cilacap diminta segera  mensosialisasikan Peraturan Bupati tersebut kepada masyarakat dan apabila nanti dikemudian hari terdapat kendala teknis segera koordinasikan lebih lanjut kepada Dinas," terang Dian.

Lebih lanjut Dian menyampaikan bahwa, Untuk pelayanan administrasi dokumen kependudukan bagi masyarakat yang pindah maupun masuk dari luar Kabupaten Cilacap atau pindah keluar antar Kabupaten Kota dan Provinsi, perubahan data, data hilang, akta kelahiran dan akta kematian untuk mempermudah pelayanan dapat diakses secara online melalui https:/eakta.cilacapkab.go.id atau melalui aplikasi si Cemplon berbasis android.

"Semua upaya dilakukan dalam rangka membantu meringankan beban serta mempermudah pelayanan untuk masyarakat ditengah wabah pandemi corona covid-19 Disdukcapil  melayani perekaman KTP-el dengan batas kuota 20 pemohon/perhari dengan menggunakan nomor antrian secara online," tandasnya.

(Tunjang.D/red).


Tidak ada komentar

<