< Ini Yang Disampaikan Danramil Gandrungmangu saat Menghadiri Gerakan Percepatan Olah Tanam - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Ini Yang Disampaikan Danramil Gandrungmangu saat Menghadiri Gerakan Percepatan Olah Tanam

<


Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com
Danramil10/Gandrungmangu Kapten inf Marjono menghadiri acara (GPOT) Gerakan Percepatan Olah Tanam Padi Kemarau di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu, Jumat (5/6)

Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pertanian melakukan Gerakan Percepatan Olah Tanam padi kemarau dan penanganan kekeringan di Kelompok Tani Sidodadi Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap.

Kegiatan tersebut dalam rangka mengantisipasi musim kemarau yang akan datang sehingga perlu ada penanganan kekeringan untuk penanganan produksi dan mengantisipasi kerugian petani karena gagal panen.

Kadis Pertanian kabupaten Cilacap Supriyanto, SP, M.P mengatakan bahwa musim kemarau dapat menjadi ancaman bagi tanaman padi akibat kekeringan. Sampai bulan September 2020, sawah yang mengalami kekeringan di Kecamatan Gandrungmangu ratusan hektar. “Meski begitu, masih ada lahan yang masih basah yang dekat dengan sumber air, baik lahan sawah maupun ladang kering dan lahan lainnya.
Yang bisa dilakukan saat ini adalah percepatan pengolahan tanah dengan mengoptimalkan pompa, traktor dan sumber-sumber air terdekat serta melakukan gerakan yang melibatkan petani dan pihak terkait,” ucapnya,


Dia menambahkan, “luas area sawah gerakan percepatan olah tanam di Kelompok Tani Sidodadi Desa Sidaurip 100 Hektar, dengan produksi padi rata-rata 6/7 ton gabah kering  per tahun, dengan adanya program percepatan tanam ini, diharapkan target Luas Tambah Tanam (LTT) tahun 2020 ini bisa tercapai, ” paparnya.

Danramil 10/Gandrungmangu Kapten inf Marjono juga mengatakan bahwa dengan adanya program ini diharapkan mampu mendongkrak produksi pertanian di wilayah Desa Sidaurip khususnya dan secara umum di Kecamatan Gandrungmangu. 

“Apabila program ini berhasil, pemerintah juga harus memikirkan bagaimana menampung hasil pertanian petani agar tidak mengalami penurunan harga pada saat musim panen tiba. Pemerintah juga harus memberikan bantuan fasilitas kepada para petani agar petani lebih termotivasi dalam melakukan pekerjaannya,” katanya. 

Hadi dalam kegiatan,
Dr. Tri Martini, SP., M.Si dari dirjen tanaman pangan Kementan, drh. Sintong Hmt Hutasoit Kepala BBPTU Baturaden, Kadis Pertanian Kabupaten Cilacap Supriyanto, SP., MP, Kabid Tanaman Pangan Ermawati, SP., MP, Kabid Penyuluhan Budi Setiawan, S.Sos, Danramil 10/Gandrungmangu Kapten inf Marjono, Kordinator PPL  Santoso, SP, PJ Kepala Desa Sidaurip Bambang Suprayitno, S.IP, Ketua Gapoktan Sidodadi Saimun beserta anggota.

#(Sugeng.S/red)


Tidak ada komentar

<