< Kunjungan Kerja Mentan-Ri Dalam rangka (GPOT) Dan Tanam Padi Di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu-Cilacap - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Kunjungan Kerja Mentan-Ri Dalam rangka (GPOT) Dan Tanam Padi Di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu-Cilacap

<


Cilacap-Jateng,- bentengindonesia.com
Mentri Pertanian Republik Indonesia, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH. M.Si. M.H melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Cilacap. Setelah meresmikan Toko Mitra Tani Cemerlang kemarin di Cilacap, Jumat (12/06) kini giliran Mentan Ri mengadakan agenda kunjungan di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu-Cilacap, Sabtu (13/06).

Turut dalam rombongan kunjungan kerja Mentan Ri, Kepala Badan Kartina Pertanian Ir. Ali Jamil, M. P. Ph. D, Staf khusus Mentan Imam Mujahidin, Dirjen PSP Kementrian pertanian Muhammad Hatta, Dirjen Perkebunan Subagyono, Dirjen Hortikultura Prihasto, Dirjen tanaman pangan Kementan Suwandi, Dirjen sarana dan prasarana Sarwo Edy. Ikut mendampingi Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman. S. TTP. M.Si, Anggota Dewan DPR- RI, Hj. Tetty Rohatiningsih, S.Sos, Ketua DPRD kabupaten Cilacap Taufik Nurhidayat.

Menyambut dan turut Pangdam IV/ Diponegoro dalam hal ini diwakili Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardana. S. Sos. M. M. M. HAN bersama Dandim 0703/Cilacap Letkol. Inf. Wahyo Yuniartono. S.E. M. Tr (HAN) Kapolda Jawa tengah diwakili oleh Irwasda Polda Jateng Kombes Pol. Drs. Mashudi, Danlanal Cilacap Letkol. Laut (P) Bambang Marwoto. S.T. M. Sc. Psc, Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya. S.I.K. S.H. M.H, Unsur Forkopimcam Gandrungmangu, Danramil, Polsek, Pimpinan BUMN, BUMD, Swasta Kabupaten Cilacap, (PJ) Kepala desa Gandrungmangu Bambang Suprayitno, Segenap Elemen masyarakat, Gapoktan  .


Kunjungan kerja dalam rangka gerakan percepatan olah tanah dan tanam padi (GPOT) Mentri pertanian Republik Indonesia DR. H. Syahrul Yasin Limpo. S.H. M.Si. M.H bersama Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji melakukan pencanangan panen padi dengan memanen padi menggunakan mesin panen padi (Combine AW) Mentan juga melihat langsung persemaian benih padi sekaligus menyaksikan penanaman padi dengan mesin tanam (Transplanter) oleh petani (Poktan) Sidodadi.

Bupati Cilacap, H. Tatto Pamuji dalam sambutan, Mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja yang dilakukan Bapak Mentri Pertanian Republik Indonesia di Kabupaten Cilacap. Sebuah kehormatan yang luar biasa dapat memanen padi bersama Bapak Mentri di Cilacap ini.

Covid-19 yang awalnya bermasalah di bidang kesehatan berdampak terhadap semua bidang baik Sosial, Keagamaan, Ekonomi dan Budaya.

"Indonesia masih terjajah secara ekonomi (Pertanian) dengan hadirnya Bapak Mentan RI di Kabupaten Cilacap dapat memotivasi bersama TNI/POLRI dan masyarakat yakin dapat mendorong pergerakan untuk memajukan sektor dibidang pertanian untuk mewujudkan stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Cilacap," ucapnya.

Sementara itu melalui Bupati secara simbolis bantuan Mentan RI untuk para petani di Kabupaten Cilacap diserahkan, Diantaranya Ditjen Tanaman Pangan Kementrian RI  
Mengalokasikan bantuan senilai Rp 12,16 Miliar, Ditjen. PSP  Kementan RI sebesar Rp 3,4 Miliar, Alokasi bantuan Ditjen. Hortikultura  Kementrian pertanian RI sebanyak Rp 195 juta, Penyerahan penyediaan benih tanaman kelapa, Lada dan pala senilai Rp 528,240 juta.


"Polis asuransi juga diberikan kepada Kelompok usaha Tani (Poktan) Sidodadi Kecamatan Gandrungmangu, Klaim asuransi Usaha tani seluas 42,32 Ha, untuk Kelompok tani Sidodadi I desa Grugu Kecamatan Kawunganten senilai Rp 253.914.000, Bantuan KUR (Gapoktan) sumber rejeki desa Maos Kecamatan Maos senilai Rp 382 juta, bantuan untuk penggilingan padi kostraling atas nama Rasiyem sebesar Rp 250 juta, penggilingan padi kostraling atas nama Sukarno senilai Rp 100 juta, Suryaning Rp 150 juta 
bahkan ada yang menerima hingga Rp 500 juta.

"Upaya untuk mendorong percepatan ekonomi di bidang ketahanan pangan yakni pertanian potensikan lahan kosong gali lebih dalam jangan biarkan tanah menganggur. Tanda-tanda baik bisa dirasakan di wilayah Cilacap ini, " ujar Mentan.

Covid-19 telah merusak dan mencabik -cabik kehidupan manusia dimuka bumi tantangan besar dan ketakutan bukan karena corona, Mentan  
lebih takut kalau rakyat tak bisa makan," jelasnya.

Jawa tengah bagian dari Republik yang bisa diandalkan untuk mempersiapkan stok pangan yang cukup untuk kebutuhan masyarakat Indonesia khususnya di Jawa tengah. Cilacap sebagai lumbung pangan yang harus di dorong lebih maksimal,  
Produktifitas lebih ditingkatkan, Intervensi baik pra pelaksana, pra penanaman dikondisikan, manajemen ditingkatkan.

Dipastikan dalam menghadapi tantangan virus covid-19 lumbung pangan tersedia sehingga memiliki kekuatan untuk mencari jalan keluar yang lebih baik. Dengan bantuan stimulan yang sudah digulirkan mudah-mudahan bisa menjadi suplemen hadirnya kekuatan ekonomi kontribusi dibidang pertanian yang ada di Jawa tengah khususnya di Cilacap," tandasnya.

(Tunjang.D).


Tidak ada komentar

<