< PPDB Sistim Daring Tak Disambut Oleh Semua Sekolah Yang Berada Di Kabupaten Cilacap - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

PPDB Sistim Daring Tak Disambut Oleh Semua Sekolah Yang Berada Di Kabupaten Cilacap

<


Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Cilacap meminta seluruh Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMP) di wilayahnya agar mempersiapkan secara matang dalam rangka pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online ditengah  
Pandemi corona 2020 tahun ini namun dari jumlah 196 (SMP) Di Cilacap hanya 60 sekolah yang siap melaksanakan program penyelenggaraan (PPDB) berbasis online.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Diksar) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Kastam menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan kebijakan  PPDB online telah sesuai dengan Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 4 Tahun 2019.

Keberagaman georafis menjadi pemicu kebijakan penyelenggaran (PPDB) sistim daring atau berbasis online tak disambut mayoritas oleh semua sekolah-sekolah dari 196 jumlah sekolah yang ada hanya 60 yang siap dengan kebijakan tersebut," ungkap Kastam.

Sementara itu dari sisi demografi, sosial dan budaya tingkat perekonomian masyarakat yang  majemuk menjadi faktor penunjang banyaknya sekolah di Cilacap yang masih belum dapat melaksanakan PPDB secara online," tambahnya.

Ditegaskan pula bahwa, Bagi sekolah yang belum siap untuk  melaksanakan (PPDB) sevara Online, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap memberikan bimbingan serta menghimbau agar selalu memperhatikan protokol kesehatan covid-19, Seperti mengadakan sarana sanitasi/Cuci tangan, Handsanitaizer, Physikal distancing penerapan jaga jarak aman diantara sesama hindari kerumunan serta selalu gunakan masker baik oleh orang tua, Murid maupun pihak sekolah.

"Langkah tersebut diambil guna antisipasi terjadinya potensi resiko penyebaran virus atau munculnya klaster baru di lingkungan pendidikkan," jelas Kastam.

Terkait teknis penyelenggaraan PPDB, Dinas P dan K telah membentuk tim guna membuat juklak dan Juknis pelaksanaan bahkan saat ini sudah di distribusikan ke tiap sekolah, Sementara untuk sosialisasi sudah dilakukan secara virtual dengan menghadirkan komponen sekolah, komda maupun korwil,"  tutupnya.

(Tunjang.D/red).


Tidak ada komentar

<