< Diduga Konsleting Listrik, Rumah Saryono Ludes Dilalap Sijago Merah - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Diduga Konsleting Listrik, Rumah Saryono Ludes Dilalap Sijago Merah

<


Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com
Nasib sial menimpa Saryono (52) warga Dusun Rawakeling RT 07 RW 02 Desa Rawajaya Kecamatan Bantarsari, saat ditinggal kenduren (selamatan) rumahnya yang berukuran 3 meter x 9 meter lantai tanah dan dinding kalsibot ludes dilalap sijago merah, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB hari Rabu (29/7/2020).

Ngaidah (47) yang kebetulan istri korban, kepada Babinsa Rawajaya Serka Suwarno menuturkan, sekitar pukul 18.15 Wib suaminya (Saryono) berangkat kenduren/selamatan ke rumah tetangga, selang 15 menit dirinya mendengar suara aneh dari luar rumah sehingga berinisiatif melihat keluar, sesampainya di luar rumah ternyata yang dilihat rumahnya sendiri yang sedang terbakar.

"Sepontan saya teriak minta tolong dan langsung lari ketempat suami", ucapnya.


Ditemui di TKP, Babinsa Rawajaya Serka Suwarno menjelaskan walaupun warga sekitar sudah berusaha membantu menggunakan alat seadanya, akan tetapi rumah korban tidak bisa diselamatkan karena api sudah keburu membesar dan hanya beberapa surat yang bisa diamankan sedangkan Sepeda ontel, telivisi, almari, tempat tidur dan alat-alat rumahtangga ikut terbakar.

"Hanya sertifikat tanah, Kartu Keluarga, KTP dan Ijasah yang bisa diselamatkan", jelasnya.

Lebih lanjut di katakan oleh Babinsa, dugaan sementara kebakaran berasal dari konsleting listrik dari dapur rumah korban yang dijadikan gudang, walaupun letaknya tidak berhimpitan dengan rumah korban akan tetapi besarnya api dan hembusan angin membuat api menyambar dan membakar rumah korban hingga rata dengan tanah, api dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian.


Atas kejadian tersebut dirinya turut menghimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan memastikan jaringan listrik dirumah benar-benar aman, serta memastikan tungku  dapur ataupun kompor gas sudah dimatikan sebelum meninggalkan rumah hal itu untuk menghindari terjadinya kebakaran.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, walaupun demikian saya berharap tidak terulang lagi dan masyarakat bisa lebih berhati-hati", harap Serka Suwarno.

#(Sugeng.S/red)

Tidak ada komentar

<