< Pengiriman Sabu Seberat 203,4 Gram Berhasil Dibongkar Jajaran Kepolisian Polres Cilacap - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Pengiriman Sabu Seberat 203,4 Gram Berhasil Dibongkar Jajaran Kepolisian Polres Cilacap

<


Cilacap-Jateng,- bentengindonesia.com
Satuan Reserse  Narkoba Polres Cilacap berhasil membekuk lima tersangka kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Salah satu dari tersangka merupakan pelaku lama dan tertangkap setelah menerima paket kiriman sabu seberat 203,4 gram yang dikirim dari Jakarta via travel.

Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya didampingi Kasat Narkoba AKP Syuaib Abdullah mengatakan, penangkapan kelima orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan psikotropika serta melanggar Undang-Undang Kesehatan oleh Satnarkoba berdasarkan laporan hasil informasi dari masyarakat.

"Dari Kelima tersangka yaitu AWP alias Pitut (23) warga Desa Maos Kidul Kecamatan Maos, PRY (25) warga Desa Purwasari Kecamatan Wanareja, DAW (25) warga Desa Purwasari Kecamatan Wanareja, AKS alias Burnok (29) warga Desa Purwasari Kecamatan Wanareja dan BS alias Pace (42) warga Kelurahan Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan," jelasnya, Rabu (27/07) di Mapolres Cilacap.

Dalam penangkapan para tersangka Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 203, 4 gram, ganja 2 gram, Hexymer sebanyak 1.087 butir, Pila warna kuning sebanyak 522 butir, Tramadol sebanyak 60 butir dan Trihexyphenidryl sebanyak 10 butir.

Adapun barang bukti berupa sabu seberat 203,4 gram diamankan dari tersangka BS. Sementara BS merupakan residivis sudah tiga kali terjerat hukum dengan kasus yang sama," bebernya.


Lebih lanjut dijelaskan Kapolres bahwa, modus operandi yang dilakukan tersangka Pace untuk membawa barang haram tersebut yakni dengan cara menggunakan mobil travel yang disembunyikan di dalam speaker aktif yang dibawa dari Jakarta menuju Cilacap setelah dilakukan Polisi mendapatkan barang berupa sabu," ungkapnya.

Selain mendapat barang bukti berupa sabu-sabu Jajaran Satnarkoba Polres Cilacap juga berhasil mengungkap peredaran ganja dan obat-obatan terlarang di sejumlah termpat yang berbeda para pelaku ditangkap saat berada di rumah dan di luar rumah.

Terkait makin maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika di wilayah Cilacap, Kapolres meminta peran serta kepada masyarakat apabila mendapatkan informasi untuk segera melaporkan kepada Pihak Kepolisian terdekat.

"Himbauan Kami kepada semua orang tua untuk giat melakukan pengawasan terhadap putra-putrinya atau keluarganya, jika mendapatkan hal kemungkinan yang tidak diinginkan atau pun gejala-gejala kurang biasa untuk segera memberitahukan kepada Pihak Kepolisian," pungkasnya.

Para tersangka untuk selanjutnya akan menjalani proses hukum lebih lanjut untuk dijerat dengan pasal yang berbeda. Untuk tersangka pemilik sabu dan ganja sintek dijerat pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo 132 ayat (01) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Sedangkan untuk tersangka pengedar obat daftar G dijerat pasal 196 Jo 98 ayat (2) dan ayat (3) Subsider Pasal 198 Jo pasal 108 UU RI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan.

(Tun.D/red)

Tidak ada komentar

<