< Predator Pelaku Sodomi Terhadap 30 Anak Berhasil Di Ungkap Jajaran Kepolisian Resort Cilacap - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Predator Pelaku Sodomi Terhadap 30 Anak Berhasil Di Ungkap Jajaran Kepolisian Resort Cilacap

<


Cilacap-Jateng,- bentengindonesia.com
Lagi-lagi kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi K alias Ceming (31) Warga desa Segaralangu, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap dengan tega mencabuli dengan cara menyodomi terhadap korban.

Tak tanggung-tanggung puluhan anak usia dibawah 17 tahun berhasil dicabuli pelaku.  
Modus yang dilakukan pelaku untuk menjerat korban dengan cara korban dipinjami Hp di areal perhutani (hutan pinus) korban juga sempat dijanjikan mau dibelikan Hp dengan syarat tidak boleh mengatakan kepada siapapun bahkan ancaman pembunuhan juga dilontarkan pelaku andai saja korban berani melapor atas aksi bejad yang dilakukan pelaku. 

Aksi biadab pelaku terungkap setelah ada 
seorang yang berprofesi sebagai penyadap getah pinus di arel perhutani melihat pelaku sedang melancarkan aksinya dengan cara berdiri membelakangi korban dalam posisi celana korban di turunkan ke bawah curiga dengan kejadian yang dilihat akhirnya penyadap pinus menanyakan langsung kepada korban akan tetapi korban tak mau mengaku.

Beberapa bulan kemudian setelah kejadian pelaku berangkat ke Jakarta Kecurigaan saksi terus berlanjut untuk menanyakan kepada korban akhirnya korban mengakui sudah dicabuli pelaku 
dengan cara di sodomi. Yang lebih mengherankan ternyata pelaku dalam melakukan aksi biadabnya tidak hanya kepada satu korban namun ada beberapa korban lain.

Setelah saksi menyampaikan kepada orang tua apa yang dialami korban warga beramai-ramai melaporkan atas tindakan pelaku ke Mapolsek Cipari.


"Menindak lanjuti berdasarkan laporan 26 Juni 2020 untuk selanjutnya di lakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti mendengar keterangan saksi-saksi pelaku pencabulan mengarah kepada tersangka berinisial K alias Ceming (31) warga desa Segaralangu Kecamatan Cipari. Saat kami tetapkan sebagai tersangka K masih berada di Jakarta," ungkap Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya didampingi Kasat Reskrim Akp Onkoseno Gandiarso Sukahar di Mapolres Cilacap, Slasa (21/07) sore.

Lanjut Kapolres, Unit Reskrim Polsek Cipari berkoordinasi dengan keluarga pelaku agar membujuk pelaku pulang ke desa Segaralangu.

Setelah pulang dari Jakarta tersangka mengeluh sakit sehingga perlu pemeriksaan kesehatan tersangka dibawa ke Puskesmas Cipari untuk dilakukan Rapid Test hasil dari Rapid yang dilakukan tersangka dinyatakan reaktif Covid-19. Tersangka dirujuk ke RSUD Cilacap untuk penanganan medis pada 3 Juli 2020 tersangka dinyatakan negatif kemudian kami lakukan penangkapan kepada pelaku," jelasnya.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan tersangka mengakui semua perbuatanya yakni telah mencabuli anak usia dibawah umur sejak tahun 2018 hingga Juni 2020 Yang lebih mencengangkan bahwa, Pelaku sudah mencabuli dengan cara menyodomi korban anak dibawah umur sebanyak 30 anak. Dalam melancarkan aksi bejadnya pelaku selalu berpindah tempat diantaranya di areal perhutani, Kamar pelaku dan belakang rumah beberapa warga.

Selain mengamankan tersangka Kepolisian Resort Cilacap menyita barang bukti berupa satu buah unit Hp merk Xiaomi milik tersangka serta lima potong baju dan empat celana milik korban.

Atas perbuatan yang dilakukan tersangka K alias Ceming terancam di bui untuk dijerat dengan pasal 76E jo 82 Undang-Undang RI No.17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No 1 tahun 2016 perubahan atas kedua Undang-Undang RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang subsider pasal 292 jo 64 (1) KUHP dengan ancaman pidana kurungan paling lama 15 tahun penjara.

(Tun.D/red)

Tidak ada komentar

<