< Puluhan Napi Bandar Narkoba Dipindahkan Ke (LP) Nusakambangan - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Puluhan Napi Bandar Narkoba Dipindahkan Ke (LP) Nusakambangan

<


Cilacap-Jateng,- bentengindonesia.com
90 orang napi bandar narkoba asal Jabar tiba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan  Sabtu pagi, (18/07). 

Dari 90 napi kasus narkoba yang dipindahkan, terdapat warga negara asing. Masa hukuman yang diterima para bandar tersebut bervariasi dari hukuman seumur hidup hingga hukuman mati.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga saat ditemui usai pemindahan puluhan napi bandar narkoba, di Dermaga Wijayapura Cilacap, Sabtu (18/07).

"Total ada 228 bandar narkoba, yang telah dipindahkan ke LP Nusakambangan dari sejak pemindahan kali pertama yang dilakukan yakni 5 Juni lalu," jelasnya.

"Adapun rincian  sebagai berikut, dari Lapas Kelas I Cirebon 23 orang, Lapas Narkotika Kelas IIa Gunung Sindur 13 orang, Lapas Narkotika Kelas IIa Cirebon 12 orang, Lapas Khusus Kelas IIa GununG Sindur 5 orang, Lapas Kelas IIa Banceuy 22 orang, Lapas Kelas IIa Karawang 15 orang nara pidana.

"Sebelumnya dua hingga tiga hari lalu, sebanyak 75 orang napi bandar narkoba juga telah dipindahkan sebagai tindak lanjut pemindahan pertama," ungkap Reynhard. 

Lebih lanjut Reynhard, Menjelaskan bahwa, 75 orang napi yang dipindahkan tersebut berasal dari Rutan Jakarta Pusat sebanyak 44 orang, Lapas Kelas I Cipinang 12 orang, Lapas Narkotika Jakarta 9 orang serta Rutan Kelas I Cipinang sejumlah 10 orang.

"Dari Para napi bandar narkoba yang dipindahkan, ada warga negara asing. Dengan masa hukuman masing-masing yang diterima yakni hukuman mati dan seumur hidup," ungkapnya. 

Ada pula beberapa napi yang menerima vonis hukuman di bawahnya, lanjut Reynhard bahwa, identifikasi sebagai pengendali narkoba di luar, sehingga yang bersangkutan turut dipindahkan ke Nusakambangan.

Dari 90 jumlah napi bandar narkoba, sebanyak 53 orang napi akan ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Karanganyar, Sementara yang lainnya akan ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Nusakambangan. 

"Semua ini merupakan bentuk keseriusan serta komitmen Dirjen Pemasyarakatan dalam rangka memberantas peredaran narkoba dengan upaya ini diharapkan semua bentuk penyalahgunaan narkotika terutama para bandar ataupun pengedar dapat di minimalisir tidak menutup kemungkinan dalam upaya membatasi ruang gerak peredaran narkoba dapat berkurang," tandasnya.

(Tun.D/red)

Tidak ada komentar

<