< Viral Vidio Beredar Inventaris Pesawat Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamudji Segera Panggil Para Camat - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Viral Vidio Beredar Inventaris Pesawat Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamudji Segera Panggil Para Camat

<


Cilacap-Jateng,- bentengindonesia.com
Cilacap dihebohkan dengan beredarnya video yang sempat viral atas steatment yang disampaikan oleh para camat di Cilacap yang mendapat fasilitas transportasi pesawat terbang. Dalam video yang beredar berdurasi 1 menit 58 detik itu, seseorang menjelaskan bahwa setiap camat akan mendapatkan fasilitas berupa inventaris satu buah pesawat terbang guna meningkatkan koordinasi dan transportasi bagi para camat dalam rangka operasional penyelenggaraan pemerintahan.

Video yang kini beredar di grup WhatsApp dan social media menyita perhatian banyak publik. Lokasi dimana pengambilan video yakni berada di Bandara Udara Tunggul Wulung Cilacap dengan bakground pesawat, namun sebenarnya pesawat tersebut merupakan pesawat latih milik Perkasa Flying School. 

Dalam pernyataan sesorang yang ada di video tersebut mengatakan bahwa, Saudara-saudara sekalian alhamdulillah untuk camat-camat Kabupaten Cilacap akan mendapatkan inventaris pesawat satu-satu. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan koordinasi dan transportasi bagi para camat. 

Secara bergiliran para camat diabsen oleh seseorang yang ada dalam rekaman video tersebut seperti halnya Camat Adipala, Camat Jeruklegi, Camat Cimanggu, Camat Majenang, Camat Cilacap Utara, Camat Kampung Laut, Camat Patimuan, dan Camat Kawunganten.


Saat di konfirmasi via Whatsapps, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf mengatakan, Terkait pernyataan bahwa, inventarisasi pesawat untuk camat-camat di Cilacap itu tidak benar. 

"Awal mula terjadi ketika hari sabtu, para camat berolahraga di bandara Tunggul Wulung mereka guyonan. Dari guyonan tersebut tidak mungkin dilaksanakan, Pemda gak mungkin beli pesawat apalagi dalam situasi Covid-19 saat ini," jelas Sekda, Senin (27/).

Anggaran Pemda Kabupaten Cilacap, menurutnya sudah terserap guna penanganan wabah Covid-19. Bahkan rencana awal untuk mengganti mobil para Camat juga harus tertunda. 


"Saya berharap dan mohon dengan sangat untuk tidak ditanggapi secara serius. Mobil Camat yang sudah tidak layak ingin diganti saja tidak jadi, apalagi 
beli pesawat, logikanya itu dimana," ucapnya.

Saat ini pihaknya tengah fokus dalam percepatan penanganan wabah Covid-19 dan berupaya penuh memulihkan kembali perkonomian masyarakat yang sempat terpuruk agar bangkit dan normal kembali.

Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamudji mengatakan, akan segara memanggil para camat supaya lebih berhati-hati dalam melakukan segala bentuk tindakan. 

"Dalam waktu dekat, DPRD akan memanggil para camat. Untuk Langkah selanjutnya nanti sendiri akan seperti apa, setelah ada pertemuan dengan DPRD," tandasnya.

(Tun.D/red)

Tidak ada komentar

<