< Ditemukan Korban Meninggal di Jurug Tonjong Desa Bantar Wanareja - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Ditemukan Korban Meninggal di Jurug Tonjong Desa Bantar Wanareja

<

Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com
Telah di ketemukan seorang laki - laki meninggal dunia karena terjatuh dari tebing Curug Tonjong dengan ketinggian 25 meter dan debit air 2,5 meter di Wilayah Dusun Sukarela Rt. 01  Rw. 13 Desa Bantar Kecamatan  Wanareja Kabupaten Cilacap, Senin 24 Agustus 2020 Sekira Pukul 12.27 Wib.
Identitas Korban bernama Pedi Ginanjar Waluyo (20 thn) alamat Dusun Babakan Desa Bantar RT 04/04 Kecamatan Wanareja 

Korban diketemukan pertama kali oleh NOUVAL (23 Thn) (saksi 1) alamat Desa. Cipari Kec. Cipari Kab. Cilacap yang hendak memancing di jurug tonjong, dalam keadaan mengapung, kemudian saksi mberitahukan kepada
Ade (20 thn) alamat Dusun Sukawera Rt 001 Rw 013 Desa Bantar  Kec. Wanareja Kab.Cilacap dan Agus Suprianto (51 thn) Dusun Sukawera Rt.03/13 Desa Bantar kec. Wanareja Kab. Cilacap (Saksi ll)


Atas kejadian tersebut kemudian saksi ll memberitahukan dan menghubungi Kepala Desa dan Babinsa Bantar Koramil 16/Wanareja Serda Ahmad Aris, dan bergegas mendatangi TKP untuk melihat langsung dan  melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wanareja. 

Petugas dari Polsek dan Team medis dari Puskesmas Wanareja II langsung datang ke lokasi dan ikut membantu evakuasi korban dari dalam air curug untuk di periksa. Atas peristiwa tersebut, petugas kepolisian bersama dengan petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban. Dari pemeriksaan tersebut, korban diketahui sudah meninggal dunia serta tidak diketemukan adanya tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban hanya lecet pada pelipis mata kanan dan telinga kanan.


Keterangan dari pihak keluarga bahwa korban mempunyai riwayat sakit Ayan/Epilepsi dan sudah sering berobat ke Puskesmas II Wanareja

Tindakan yang dilakukan
Kapolsek beserta Kanit Reskrim dan 4, Babinsa, BPBD Majenang, Muhadi, Kasitrantibum PP Sunarto, Team Medis dari Puskesmas Wanareja II yang di pimpin oleh  dr. CATUR AAN CANTORO Mendatangi TKP, Mencatat dan meminta keterangan saksi – saksi, di saksikan keluarga korban melaksanakan pengecekan dan memeriksa (Visum) jenazah, dengan hasil tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, keluarga korban menerima musibah tersebut dan menolak untuk dilakukan Autopsi, Kanit Reskrim kemudian menyerahkan jenazah tersebut agar dirawat sebagaimana mestinya.


#(Sugeng.S/16)

Tidak ada komentar

<