< Puluhan Napi Asal Lampung Dipindahkan Ke Lapas Nusakambangan - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Puluhan Napi Asal Lampung Dipindahkan Ke Lapas Nusakambangan

<

Cilacap-Jateng ,- bentengindonesia.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah kembali menerima pengiriman puluhan Napi dari Lapas asal daerah lain, Kamis (27/8/2020). Pemindahan puluhan Napi yang dikirim ke Lapas Nusakambangan tersebut berasal dari beberapa Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) dari daerah Provinsi Lampung.

Rombongan puluhan Napi tiba hingga sampai di Pos Dermaga Penyebrangan Wijayapura Cilacap kurang lebih pukul 12.15 Wib. Untuk selanjutnya rombongan diangkut dan dibawa melalui jalur laut dengan menggunakan kapal Pengayoman II dengan   
cara menyebrang hingga sampai di Dermaga Sodong Pulau Nusakambangan sekitar pukul 12.30 Wib.

Dalam rangka pelaksanaan Pemindahan para Napi untuk dimasukan ke Lapas Nusakambangan dikawal ketat oleh Satuan Regu Anggota Brimob beserta Petugas Kemenkumham.

Erwedi Supriyanto selaku Koordinator Lapas Se Nusakambangan menjelaskan bahwa, Dari puluhan Napi yang dipindahkan yakni sebanyak 76 orang dengan kasus yang berbeda diantaranya kasus narkoba, pembunuhan serta kasus perampokan.

Dijelaskan lebih lanjut, "Yakni dari jumlah tersebut, 64 orang Napi merupakan kasus narkoba untuk 11 orang kasus pembunuhan sementara untuk satu orang lagi merupakan terpidana kasus perampokan.


"Dari para Napi yang dipindahkan mereka langsung dibawa masuk ke ruang Lapas High Risk Karanganyar Nusakambangan," ungkapnya.

Dengan alasan dari berbagai pertimbangan para terpidana tersebut dimasukan ke Lapas ruang High Risk dikarenakan vonis yang dijatuhkan terhadap mereka bervariasi yakni dari vonis hukuman lebih dari 8 tahun penjara, Seumur hidup hingga sampai dengan vonis hukuman mati.

"Di Lapas High Risk Karanganyar Nusakambangan terdapat tiga orang diantaranya merupakan terpidana mati, 42 Narapidana seumur hidup, dan untuk 31 lainnya merupakan terpidana yang sudah divonis penjara selama lebih dari 8 tahun," bebernya.

"Dengan adanya penambahan kiriman sejumlah Napi sebanyak 76 orang dari Lapas dan Rutan asal Provinsi Lampung, maka jumlah seluruh para Napi yang menghuni Lapas High Risk Karanganyar sebanyak 358 orang. "Mereka masing-masing menghuni dan berada di Lapas steril dengan sistem keamanan tinggi dengan penempatan setiap terpidana untuk menempati satu sel satu orang," tandasnya.

(Tun.D/red)

Tidak ada komentar

<