< Warga Jeruklegi Kulon Mendapat Bantuan Distribusi Pengiriman Air Bersih Dari Polres Cilacap - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Warga Jeruklegi Kulon Mendapat Bantuan Distribusi Pengiriman Air Bersih Dari Polres Cilacap

<

Cilacap-Jateng,- bentengindonesia.com
Antrean warga Dusun Danasri Desa Jeruklegi Kulon Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap rupanya mendapat bantuan air. Pasalnya sejak 3 bulan lamanya dari lebaran hingga sekarang musim kemarau yang mengakibatkan  mengalami kekeringan sehingga sulit untuk mendapatkan air. Bentuk kepedulian terhadap warga yang kesulitan Kepolisian Resort Cilacap memberi bantuan dengan mendistribusikan air bersih kepada warga, Jumat (28/08).

Pada kegiatan pendistribusian Polres Cilacap memanfaatkan kendaraan taktis water canon serta satu tangki guna mengangkut air bersih untuk dibagikan warga yang membutuhkan. Dalam upaya meski medan yang cukup berat, dengan kondisi jalan rusak dan naik turun namun kedua kendaraan pengangkut air bersih akhirnya tiba di lokasi Dusun yang dituju. 

Tampak beberapa tempat penampung air seperti drum besar, jerigen serta ember yang sudah disiapkan sebelumnya oleh warga terjejer untuk menampung air yang dikirim.

Dalam kesempatan bakti sosial, Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya mengatakan, bantuan air bersih ini sebagai wujud empati Polres Cilacap kepada warga masyarakat di Dusun Danasri Desa Jeruklegi Kulon Kecamatan Jeruklegi yang mengalami krisis air akibat kekeringan.

"Baksos pemberian air bersih ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat Dusun Danasri karena kekeringan," ujar Kapolres. Pada acara yang dilakukan Kapolres didampingi langsung oleh Pejabat utama Polres Cilacap beserta Jajaran Forkopimcam Jeruklegi hingga usai. 

Disebutkan bahwa kendaraan water cannon dan satu tanki bermuatan berupa air bersih masing-masing berkapasitas 8.000 liter dan 5.000 liter untuk di distribusikan di lima titik tempat yang berbeda.

"Pengiriman bantuan air bersih sementara kita fokuskan di lima titik dengan alasan beberapa tempat lain medannya sulit dijangkau. Diharapkan nanti seluruh masyarakat Dusun Danasri bisa mendapatkan air bersih," jelasnya.

Mengenai bantuan yang terus berlanjut, Kapolres menjelaskan dengan melihat situasi dan selalu berkoordinasi dengan pihak instansi terkait.


"Kita tidak tahu secara pasti sampai kapan kekeringan akan berakhir. Yang pasti kita terus akan pantau, semoga bantuan dapat terus berkelanjutan," ucapnya.

Sementara itu Kasi Pemerintahan Desa Jeruklegi Kulon, Wasis Budi Prasetyo menjelaskan, sejak tiga bulan ini warga Dusun Danasri yang dihuni oleh 150 kepala keluarga (KK) sudah mengalami kesulitan air bersih guna memenuhi kebutuhan keperluan rumah tangga.

"Untuk memenuhi keperluan mandi, mencuci dan memasak warga harus mengambil air ke sungai," kata Wasis.

Meski saat ini krisis air bersih baru dirasakan warga di dua RT, lanjut Wasis bahwa, Jika nanti kekeringan hingga mencapai lebih dari tiga bulan, maka hampir semua wilayah di Desa Jeruklegi Kulon yang dihuni oleh 2.931 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 9.135 akan terdampak terhadap krisis air bersih yang diakibatkan kekeringan.

"Sebetulnya sebagian wilayah sudah terjangkau jaringan PDAM namun kurang maksimal karena tidak lancar. Ada juga wilayah yang teraliri pamsimas yang bersumber dari sungai. Tetapi jika musim kemarau berkepanjangan sumber debit air di sungai Jambu juga sama mengalami kering. Biasanya ada warga yang membuat sumur baru untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Untuk kemarau panjang tahun lalu warga mendapat bantuan dari berbagai pihak termasuk bantuan dari Pemkab Cilacap," ujarnya.

Wasis mengaku bersyukur warga mendapat bantuan air bersih yang diberikan oleh Polres Cilacap. Dan berharap, bantuan air bersih dari pihak lain mengalir membantu  meringankan beban warga.

Dasilem (35), warga Rt.05/Rw.03 Dusun Danasri Desa Jeruklegi Kulon, menuturkan, krisis air sudah mulai dirasakan sejak lebaran lalu dikarenakan sumur mengering. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya rela bersama suami dan juga anaknya mencari sumber air ke sungai yang berjarak 200 meter dari rumah mereka.

"Kita siasati dengan cara membuat kubangan di sungai agar air bisa diambil. Dalam sehari rata-rata mengambil air tiga pikul yang berisi dua ember. Dari jerih payah mengambil air untuk memenuhi kebutuhan memasak, mencuci dan mandi," tuturnya.

Dasilem tak menyangka kalau ada bantuan air bersih dari Polres Cilacap. Dengan bantuan tersebut setidaknya bisa menghemat tenaga guna mencari air bersih untuk kebutuhan beberapa hari kedepan.

(Tun.D/red)

Tidak ada komentar

<