< Jajaran Satreskrim Polres Cilacap Bersama Jatanras Polda Jateng Berhasil Meringkus Pelaku Perampok Toko Emas - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Jajaran Satreskrim Polres Cilacap Bersama Jatanras Polda Jateng Berhasil Meringkus Pelaku Perampok Toko Emas

<

Cilacap-Jateng,- bentengindonesia.com
Perampokan yang terjadi dan menimpa toko emas Lancar Rejeki Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada tanggal 24 Juli 2020 masih dalam ingatan.

Dua diantara pelaku perampokan berhasil dibekuk Jajaran Satreskrim Polres Cilacap yang dibantu Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Jawa Tengah.

Dari dua pelaku yang berhasil ditangkap yakni AHS (54) warga Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, dan KH (49) warga Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Dalam aksi perampokan yang dilakukan mereka mempunyai peran dan tugas yang berbeda, AHS merupakan otak pucuk pimpinan perampokan sementara untuk eksekutor dilakukan oleh dua rekan yang lain. Untuk KH sendiri dalam tugasnya mempunyai peran sebagai eksekutor. 

"Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan kami berhasil menangkap dua orang tersangka sementara untuk pelaku lain masih ada dan sudah kami tetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," ungkap Kapolres Cilacap, AKBP Derry Agung Wijaya, Kamis (03/09/2020) di Mapolres Cilacap. 


Kasus perampokan yang menimpa toko emas Lancar Rejeki  terjadi pada siang hari tanggal 24 Juli 2020, tepatnya pada saat pegawai toko pergi ke Masjid untuk melaksanakan ibadah sholat Jum’at. 

"Sebelum melancarkan aksi kejahatan dan berhasil menguras isi toko emas, pelaku terlebih dahulu melakukan pengintaian serta pengamatan selama dua bulan. Atas aksi kejahatan pelaku korban mengalami kerugian mencapai Rp 700 juta," jelas Kapolres.

"Modus operandi yang dilakukan yakni pelaku masuk toko melalui tiang antena TV dengan cara memanjat kemudian merusak atap dan menggergaji besi tralis yang ada di atas ternit lalu menjebol ternit dan berhasil membobol dan masuk ke dalam toko emas tersebut. 

"Di lokasi kejadian memang sudah terpasang cctv namun para pelaku berhasil memutar dan mematikan cctv," imbuh Kapolres. 


Tim Jatanras Polda Jateng bersama Satreskrim Polres Cilacap sedang melakukan pengembangan kasus untuk mengetahui jaringan-jaringan pelaku perampokan.

"Berdasarkan modus operandi para pelaku sudah berpengalaman dan profesional. Kami menduga pelaku juga melakukan hal yang sama menjalankan kegiatan kejahatan ditempat lain, Untuk itu kami terus mengadakan pengembangan guna mengecek TKP lain, apakah pelaku merupakan jaringan antar provinsi," tandas Kapolres. 

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, barang hasil kejahatan sebagian sudah digunakan untuk kepentingan pribadi oleh pelaku. Sementara sebagian lainnya masih di penadah, Kami masih mengumpulkan barang hasil curian, karena menurut pengakuan masih ada di penadah, dan selanjutnya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna kepentingan pengembangan. 

"Atas kejahatan yang dilakukan, pelaku 
akan dijerat dengan pasal 363 ayat (1) 4e, 5e KUHP Jo 480 KUHP atas Pencurian dengan pemberatan dan pertolongan jahat dengan ancaman pidana hukuman selama lima tahun penjara," pungkasnya.

(Tun.D/red)

#Polres#Cilacap#Jatanras#Polda#Jateng

Tidak ada komentar

<