< Terima Bantuan Excavator Koprasi Sakyeg Saeko Proyo (SSP) Desa Grugu Bernafas Lega - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Terima Bantuan Excavator Koprasi Sakyeg Saeko Proyo (SSP) Desa Grugu Bernafas Lega

<

 

Cilacap Jawa Tengah,- bentengindonesia.com

Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Direktorat Jendral Perikanan Budidaya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Cilacap memberi bantuan alat berat berupa Excavator PC 130 F.

Penyerahan sekaligus peresmian dilaksanakan dikantor Koprasi Sakyeg Saeko Proyo (SSP) desa Grugu Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap, Jum'at (04/12/2020).

Hadir pada kesempatan penyerahan bantuan yang diberikan, Bupati Cilacap dalam hal ini diwakili Hj. Teti Suwarto Pamudji, Kepala Dinas kelautan dan Perikanan (Dkp) Cilacap, Dityasa Pradita, Kabid (Dkp) Indarto, Jajaran forkopimcam Kecamatan Kawunganten, Camat Kawunganten Muji Utomo, AP. MM. Danramil 09/Kawunganten yang diwakili Serma Sugiyanto, Kapolsek Kawunganten yang diwakilkan Kanit Sabhara Aiptu Mustangin, Kepala Upt Puskesmas Kawunganten, dr. Edy Kuncoro, Kasi Trantib Kecamatan.  

Kawunganten dan Anggota, Kepala desa Grugu Anwar Supriyanto dan Perangkat, Kepala dusun Babakan Samsul Hidayat, Ketua koprasi dan Anggota, Tokoh masyarakat, Tokoh agama serta Masyarakat desa Grugu setempat.

Dalam paparan Kepala dinas (Dkp)  

Kabupaten Cilacap, Dityasa Pradita menyampaikan terima kasih kepada semua jajaran forkopimcam kecamatan Kawunganten, Ketua dan segenap pengurus koprasi, Kepala desa Grugu, dan terima kasih kepada Ibu Hj. Teti Rohatiningsih, S. Sos, selaku Ibu Bupati Cilacap sekaligus Anggota Dewan-RI yang turut menyempatkan waktu untuk hadir pada acara tasyakuran pemberian bantuan alat berat berupa Excavator untuk Koprasi Sakyeg Saeko Proyo di desa Grugu. 

Bantuan yang diberikan melalui proses panjang. berawal dari kunjungan Dirjen budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan di desa Babakan dan desa Grugu, saat itu," bebernya.

Untuk desa Babakan dan desa Grugu sendiri mempunyai potensi besar untuk budidaya tambak udang panami sehingga perlu perencanaan matang terkait pembuatan tambak yang membutuhkan alat berat.

Untuk itu Dirjen menganjurkan agar masyarakat membentuk sebuah koprasi hingga proses bergulir selanjutnya pihak Dkp menyampaikan ke Bupati segala upaya dilakukan untuk menembus bagaimana cara agar bantuan alat berat berupa Excavator bisa terealisasi, termasuk meminta   

Ibu Hj. Teti Rohatiningsih, S. Sos. Selaku anggota Dewan pusat untuk membantu mempercepat permohonan bantuan ke Kementrian," katanya.



Proses terjadi selang dua bulan dan setelah itu bantuan turun satu bulan berikutnya, Alkmdulilah hari ini  

bantuan tersebut sudah terwujud," tambahnya.

Pesan yang disampaikan Kadis (Dkp) agar alat tersebut nantinya bisa bermanfaat  untuk kesejahteraan semua anggota dan berguna untuk masyarakat, Dkp terus siap mengawal dalam pengembangan budidaya tambak udang panami mudah-mudahan di tahun 2021 bantuan terus mengalir,terealisasi dan di tahun 2022 agenda-agenda semua dapat tercover.

Sanen Ketua Koprasi, Mengucapkan trima kasih kepada Pemerintah dan semua jajaran instansi, Kkp, Dkp, Bupati Cilacap atau yang mewakili, Jajaran forkopimcam Kecamatan Kawunganten dan semua yang turut hadir dalam acara yang digelar. "Bantuan yang diberikan Pemerintah dalam hal ini luar biasa rasa syukur tak lupa kami panjatkan atas semua karunia yang diberikan dengan segala kemudahan," ucap Sanen.

Dalam situasi yang serba sulit (pandemi) kita masih diberi kesehatan. "Koprasi "Sakyeg Saeko Proyo" mempunyai makna "Brayan bareng-bareng nyambut gawe" yang artinya (Rukun dalam melakukan pekerjaan secara gotong-royong).

Koprasi ini merupakan unsur yang terdiri dari tiga desa yakni, Babakan, Grugu dan desa Ujungmanik sebagai zona budidaya tambak udang panami. Mudah-mudahan bantuan alat berat berupa Excavator nantinya bisa digunakan untuk pembuatan lahan empang baru sebagai bentuk perluasan. 

Harapan kami dengan bantuan ini dapat memajukan Koprasi sehingga mampu mensejahterakan semua anggota kami dan bermanfaat buat masyarakat," ucapnya.

"Pemerintah desa dalam hal ini mengucapkan terima kasih kepada semua dinas-dinas terkait yang telah memfasilitasi dan membantu demi kelancaran sehingga bantuan dapat diterima koprasi Sakyeg Saeko Proyo di desa kami," kata Anwar Supriyanto, Kepala desa Grugu.

Tanpa perantara bantuan tidak bisa secepatnya dapat diterima, Maka dari itu ucapan terima kasih saya sampaikan khususnya kepada Dinas kelautan dan perikanan Kabupaten Cilacap, Bapak Bupati Cilacap, Ibu Hj. Teti Rohatiningsih, dan semua pihak yang telah memberi ruang membuka jalan sehingga bukti bantuan bisa kami rasakan," imbuhnya.



Bangga mbangun desa merupakan program, Bangga mbangun empang juga salah satu tujuan semoga dengan bantuan alat berat berupa Excavator berguna dan bisa mensejahterakan masyarakat kami nantinya.

program-program Bapak Bupati sudah dijalankan dengan baik salah satunya program bangga mbangun desa sudah masuk dan sampai di desa kami harapan kedepan kepada pemerintah untuk jalan di desa Grugu semua berupa cor atau rigid beton," harap Kades.

Sementara itu, Hj. Teti Rohatiningsih, S. Sos. Pada acara peresmian mengatakan terlepas dari Anggota DPR-RI yakni merupakan Ibu dari semua masyarakat Kabupaten Cilacap.

"Visi misi program Bupati salah satunya Bangga mbangun desa meliputi pendidikan, kesehatan, lingkungan sosial, ekonomi dan budaya.

Cilacap punya potensi luar biasa dalam hal pengelolaan aset daerah.

Apalagi ditengah pandemi covid-19 masyarakat untuk ungkit ekonomi. Semua masyarakat harus bergerak pemberdayaan UMKM ekonomi diseluruh pelosok harus digiatkan," paparnya.

Masing-masing daerah mempunyai potensi sendiri-sendiri. Tuhan menganugrahi kepada semu umat. Kreatifitas masyarakat sangat dibutuhkan agar Visi misi Bapak Bupati dan wakil Bupati tercapai dengan baik yakni Cilacap sejahtera secara merata.

Selain wilayah timur dan selatan Bupati menginginkan berupa pengembangan budidaya udang panami untuk ekspor. Untuk menuju ekonomi sehat harus selalu diadakan. Kelompok atau koprasi sebagai wadah guna bantuan yang diterima baik bantuan dari pertanian maupun perikanan," jelas Teti.

600 hektar lahan potensi diwilayah untuk budidaya udang panami namun yang sudah siap hanya sekitar 207 hektar dan itu milik perhutani.

Untuk itu diharapkan nanti antara pihak perhutani dengan Kkp ada kordinasi. Masyarakat dalam pengelolaan harus bisa menjaga ekosistem dengan dengan baik.

Kami bersama teman-teman di DPR yang ada di pusat dapil VIII Jateng siap mengawal dan bekerja tanpa melihat latar belakang apa itu partainya yang jelas tujuan kami untuk kepentingan masyarakat Cilacap," tuturnya.

Dengan bantuan yang diberikan untuk Koprasi Sakyeg Saeko Proyo, Hj. Teti berpesan agar bantuan tersebut dipelihara dan dirawat dengan baik supaya keberlangsungan Excavator bisa bertahan lama.

Hj. Teti Berjanji apabila pengelolaan Koprasi dapat berjalan dengan baik untuk sounding melihat lahan yang luas tak cukup hanya mengandalkan satu alat saja. "Insya Alloh di tahun 2021 semua sudah dipersiapkan mungkin bisa dua ataupun tiga alat berat berupa Excavator akan diberikan lagi. Semua harus dibenahi akses infrastruktur menuju lokasi tambak perlu diperhatikan inipun masih menjadi perhatian bapak Bupati, Sekda dan Bappeda karena ini merupakan program beliau selama 2 tahun masa waktu yang tersisa nanti," tandasnya.

Acara dalam rangka peresmian bantuan Excavator di akhiri dengan tasyakuran/potong tumpeng yang merupakan manifestasi sebagai bentuk wujud syukur kepada Sang Pencipta atas segala nikmat, berkah yang dilimpahkan.

(Tunjang.D)


Tidak ada komentar

<