< Sesosok Mayat Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Legok Cimeneng Desa Ujunggagak - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Sesosok Mayat Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Legok Cimeneng Desa Ujunggagak

<

 

Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com

Warga Desa Ujunggagak, Kecamatan Kampunglaut dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di sekitar Sungai Legok Cimeneng, saat ditemukan kondisinya sudah membengkak dan mengambang diantara tumpukan material sampah.

Kejadian ini pertama kali dilihat salah seorang warga, Jefri (17) warga Dusun Karang Mulya RT. 02/RW. 08, Desa Ujunggagak yang biasa melintas di jalur tersebut. Melihat adanya temuan mayat, dirinya langsung melapor kepada aparat terdekat dalam hal ini anggota SAR Wijaya Kusuma Peleton Segara Anakan yang diteruskan kepada aparat kewilayahan dan Pemcam Kampunglaut.

Mendengar laporan kejadian, aparat gabungan wilayah Kecamatan Kampunglaut langsung bergerak mengecek kebenaran laporan /informasi dari warga tersebut. 



Tampak hadir, Kasi Tramtibum Kecamatan Kampung Laut, Haryanto, S. IP,  Babinsa Koramil 09 Kawunganten Serda Suparjo Asngari, Bhabinkhantibmas Polsek Kawunganten, Bripka Rubangi, SH, Anggota Sat Intel Polsek Kawunganten, Bripda Salehudin Wahid, Tenaga Medis PKM, Kampung Laut, Siswoyo, A.Md, Anggota SAR Wijaya Kusuma Peleton Segara Anakan dan Relawan desa setempat.

Babinsa Ujung gagak, Koramil 09/Kawunganten Serda Suparjo Asngari, yang ikut dalam rombongan membenarkan adanya informasi ini.

"Benar saja, saat sampai di TKP sesosok mayat yang diketahui  berjenis kelamin laki-laki,  tinggi kira kira 165 cm, usia sekitar 25 atau 30 tahun dan kondisinya sudah membengkak karena lama terendam air," ucapnya. 

 

Lebih lanjut dia menambahkan, "Menurut hasil visum luar Tim Medis Pukesmas Kampunglaut dan disaksikan oleh Babinsa, Babinkahntibmas Kawunganten, Kasi Tramtib Kecamatan Kampung Laut, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan yang dapat menimbul luka, kondisi mayat sudah membusuk, dan sudah tidak dikenali, diperkirakan korban sudah meninggal dunia 15 hari yang lalu," tambahnya.

Kemungkinan korban ini adalah warga hanyutan dari hulu Sungai Citanduy, karena area ini merupakan lokasi yang menjadi muara aliran sungai tersebut.

"Saat ini Tim gabungan mengevakuasi korban dan menangani mayat tersebut untuk selanjutnya dimakamkan dengan layak di lokasi yang sudah ditentukan tak jauh dari TKP, mungkin informasi ini dapat berguna bagi warga atau siapapun yang merasa kehilangan anggota keluarganya," tandasnya.

#(Sugeng.S/Urip)


Tidak ada komentar

<