< Warga Desa Bunton Kecamatan Adipala, Ikuti Gladi Kesiapsiagaan Bencana - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Warga Desa Bunton Kecamatan Adipala, Ikuti Gladi Kesiapsiagaan Bencana

<

 

Cilacap Jateng,- bentengindonesia.com

Dalam rangka kunjungan kerjanya di Kabupaten Cilacap, Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dra Eni Supartini, MM, mencanangkan kegiatan Gladi Kesiapsiagaan Bencana. Kegiatan Gladi Kesiapsiagaan Bencana kali ini dilaksanakan di Balai Desa Bunton Kecamatan Adipala, Minggu  (25/4/21).

Gladi Kesiapsiagaan Bencana ditandai dengan pembuktian sirine ini diikuti kurang lebih 100 orang, kegiatan dihadiri Danramil 08/Adipala Kapten Inf Kadisan, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Cilacap Kelik M.E.eng., Kasi Trantib Kecamatan Adipala Hari Setyoadi, Babinsa Bunton Sertu Kuswanto, Kepala Desa Bunton Sudin, anggota BPBD Cilacap serta warga masyarakat Desa Bunton.



Direktur Kesiapsiagaan Dra Eni Supartini, MM menjelaskan, Pemerintah melalui inisiasi BNPB mencanangkan kegiatan Gladi Kesiapsiagaan Bencana. Latihan ini bertujuan untuk membuat kita selamat dari bencana, jika sewaktu waktu terjadi bencana alam. 

"Kegiatan latihan gladi kesiapsiagaan simulasi kebencanaan juga dalam rangka kunjungan kerja dan pembunyian sirine secara serentak di seluruh Indonesia oleh Kepala BNPB RI," jelasnya.



Danramil 08/Adipala Kapten Inf Kadisan menambahkan, kegiatan Gladi Simulasi Penanggulangan Bencana ini adalah untuk memberikan gambaran kepada masyarakat tentang bagaimana memerankan pihak sebagai diri mereka sendiri apabila kejadian bencana itu terjadi, kegiatan  juga untuk menambah wawasan masyarakat tentang penanggulangan bencana sehingga masyarakat memahami tata cara penanggulangan bencana," Jelasnya.

Gladi Kesiapsiagaan dilaksanakan secara bergantian tiap tiap warga Dusun yang ada di Desa Bunton, Beberapa Dusun yang melaksanakan diantaranya Dusun Jenggot, Dusun Nusa Sari, Dusun Bendasari Grumbul Bogemanjir/Bleberan, Dusun Sawangan dan Dusun Nusa Sari, dalam pelaksanaan gladi, alat yang mereka gunakan adalah kentongan dan sirine.

#(Sugeng.S/red)


Tidak ada komentar

<