< Aksi Sosial Bela Purwakarta #3 Libatkan 6 Organisasi dan Komunitas - Benteng Indonesia News -->

Breaking News

Aksi Sosial Bela Purwakarta #3 Libatkan 6 Organisasi dan Komunitas

<

 

Purwakarta Jawabarat,- bentengindonesia.com

BELA PURWAKARTA #3 melaksanakan kegiatan memuliakan para Guru Ngaji , Marbot Masjid, Pengurus Masjid, Petugas Kebersihan Masjid, Anak Yatim dan Dhuafa di Lingkungan Masjid  Agung Baing Yusuf yang merupakan Aset Peninggalan Bersejarah Kabupaten Purwakarta yang pada saat pendiriannya oleh seorang Tokoh Besar bernama Syekh Baing Yusuf digunakan sebagai pusat penyebaran Agama Islam di Kota Purwakarta sekitar tahun 1926 sebelum Kota ini resmi menyandang Nama Purwakarta ( berdasarkan temuan dokumen Besluit 20 Juli 1831 No. 2 yang kemudian menjadi titik tolak peringatan Hari Jadi Purwakarta ).Rabu, 11 Agustus 2021, 

" Pada Kegiatan Kolaborasi Baksos BELA PURWAKARTA yang ke 3 kali nya ini dalam Moment Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah, Kami berbagi kebahagiaan dengan Para Pengurus Masjid mulai dari Marbot , Guru Ngaji, hingga Pengurus Makam Syekh Baing Yusuf dan Makam Para Tokoh Purwakarta yang berada di komplek pemakaman tepat di belakang Masjid Agung Baing Yusuf.



Kegiatan Santunan juga diberikan kepada beberapa Anak Yatim dan Dhuafa baik yang berasal dari penduduk sekitar lingkungan Masjid Agung , penduduk dari kelurahan yang berbeda ( berikut para Guru Ngaji dan Marbot Masjid dari gabungan kelurahan yang berbeda) , dan dari Yayasan Yatim Piatu yang notabene pada hari ini pada umumnya turut terdampak oleh Situasi Pandemi yang Mengguncang Kondisi Perekonomian para Donatur yang biasanya lancar dan rutin membantu Biaya Operasional Pihak Yayasan/ Panti " Ujar Koordinator Bela Purwakarta, Aa Komara.

Aa Komara yang biasa dipanggil Kang Akom menambahkan " Kegiatan Berbagi Kebahagiaan pada Moment Tahun Baru Islam ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Beras kepada Pengelola Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) yang berada tidak jauh dari lokasi Masjid Agung Baing Yusuf, untuk membantu persediaan konsumsi para warga binaan yang sedang menjalani masa tahanan di sana yang notabene adalah saudara saudari Kita sebagai sesama Masyarakat Purwakarta ". 



terakhir, Aa Komara menegaskan " kegiatan Kolaborasi Baksos kali ini sekaligus adalah Napak Tilas Sejarah & sebagai Tanda Terima Kasih kita kepada para Pendiri Kota Purwakarta di antaranya adalah Syekh Baing Yusuf sebagai Pemuka Agama sekaligus Penyebar Ajaran Islam yang murid murid nya tersebar di se Antero Nusantara bahkan Manca Negara, di mana dalam rangkaian acara baksos tersebut Kami sempatkan ber-Ziarah ke Makam beliau serta berkirim do'a kepada seluruh para Pendahulu & Perintis Kota Purwakarta di areal pemakaman tersebut. 

Kegiatan Berbagi ini sekaligus juga mengaktualisasikan Nilai Mulia dari Ajaran Islam itu sendiri untuk berbagi kepada sesama tanpa membeda-bedakan latar belakangnya,  terutama mereka yang selama ini Luput dari Perhatian,  termasuk di antaranya berbagi kepada para tahanan tanpa melihat apakah mereka saudara se Iman atau bukan. 

Melalui moment Tahun Baru Islam di tahun kedua berlangsungnya Masa Pandemi ini, Kami bermaksud menampilkan Islam sebagai Ajaran Luhur yang Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan yang pada saat ini memang sangat dibutuhkan adanya sikap dan semangat Saling Peduli di tengah tengah bangsa dan dunia ini sedang di uji oleh  Pandemi yang entah sampai kapan berakhir nya. 



Syukur Alhamdulillah Kesholihan Sosial di kalangan masyarakat terus meningkat, tercermin dengan semakin intensif nya Komunitas maupun Organisasi dengan sumber daya dan swadaya yang mereka miliki saling urunan gotong royong menyiapkan bantuan dengan sekemampuan mereka dalam Kolaborasi Baksos BELA PURWAKARTA ini. "

Adapun bentuk bantuan selain berupa Santunan terdiri dari sejumlah Paket Sembako,  Makanan Siap Konsumsi, Beras,  Masker , Vitamin dan Buah Buahan yang merupakan hasil urunan/ swadaya dari 6 Kelompok yang mengikuti Bela Purwakarta #3 ini , yaitu : 

1. Laskar Merah Putih / LMP

2. Pemuda Pancasila / PP

3. Green Network Indonesia Bersama Membangun Bangsa / GNI Berbangsa

4. JEKATA

5. ACT

6. Suzuki Carry Club Indonesia  / SCCI

Nampak hadir dan saling bergantian memberikan bantuan sosial, para pimpinan dari 6 Komunitas & Organisasi tersebut , yakni :

1. Zakaria, Ketua LMP

2. Asep Kurniawan, Sekretaris Pemuda Pancasila

3. Andi Hendrik Solihin, Ketua GNI BERBANGSA

4. Siti Wihana, Ketua JEKATA

5. Asyiq Billah, Ketua ACT Purwakarta

6. M. Sutarman, Ketua SCCI chapter Purwakarta.

Menutup kegiatan, seperti pada baksos sebelumnya, para peserta bersama sama menggelorakan Yel Yel : 

BELA PURWAKARTA - SEMBUH LAGI.

A H.


Tidak ada komentar

<